Senin, 16 April 2012

Tugas Matematika & IAD

 TEORIABIOGENESIS
Tokoh teori Abiogenesis adalah Aristoteles (384-322 SM). Dia adalah seorang filosof dan tokoh ilmu pengetahuan Yunani Kuno. Teori Abiogenesis ini menyatakan bahwa makhluk hidup yang pertama kali menghuni bumi ini berasal dari benda mati.
Sebenarnya Aristoteles mengetahui bahwa telur-telur ikan apabila menetas akan menjadi ikan yang sifatnya sama seperti induknya. Telur-telur tersebut merupakan hasil perkawinan dari induk-induk ikan. Walau demikian, Aristoteles berkeyakinan bahwa ada ikan yang berasal dari Lumpur.

Teori biogenesis ini tokohnya adalah Lazzaro Spallanzani, Francisco Redi, dan Louis Pasteur. Teori ini berhasil menggugurkan teori abiogenesis. Teori biogenesis mengemukakan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk
hidup lain.
Semboyannya "omne vivum ex ovo, omne vivum ex vivo", yang artinya kejadian makhluk hidup berasal dari telur, kejadian makhluk hidup berasal dari makhluk hidup yang sudah ada.

Perkembangan seks
  Teori tentang perkembangan seks manusia ditemukan oleh tokoh psikologi Sigmund Freud (dalam Sallun, 1990 : 12). Freud membagi  perkembangan seks manusia menjadi lima tahap, mulai dari bayi sampai remaja, yaitu:
1)      Tahap Oral
Tahap oral terjadi pada tahun pertama kelahiran, dimana anak mendapatkan perasaan nikmat melalui mulutnya yaitu ketika sedang menyusu dan menghisap air susu melalui putting susu ibunya. Tahap ini dimulai sejak bayi hingga usia antara 1—2 tahun. Pada usia ini seorang anak terikat sangat antusias memasukkan apa saja kedalam mulutnya. Hal itu merupakan tahap awal pemenuhan dari perkembangan psikoseksual dalam dirinya.
2)      Tahap Anal
Tahap anal kenikmatan yang dirasakan berubah dari mulut kedaerah anus dan sekitarnya (seperti saluran kencing), rasa nikmat dan puas dirasakan ketika anak sedang menahan kencing dan buang air besar. Tahap ini dimulai saat anak berusia pada saat anak berusia 2—4 tahun.
3)      Tahap Phalic
Tahap Phalic biasa terjadi antara usia 4—6 tahun atau lebih. Pada tahap ini perhatian anak mulai terfokus pada alat kelamin dan biasanya sedang mempermainkannya. Pada atahp ini pula anak menemukan perbedaan jenis kelamin.
4)      Tahap Latency
Tahap Latency yang berlansung dari usia enam sampai dua belas tahun. Pada masa ini dorongan-dorongan seks anak masih terpendam karena mereka masih menyibukkan diri untuk mempelajari hal-hal baru dan dunia sekitarnya.
5)      Tahap Genital
Rasa seks itu muncul kembali pada tahap genital yang berlangsung pada usia puber dimana perhatian anak terfokus pada hal-hal yang berkaitan dengan hubungan kelamin.

b.      Organ Reproduksi
Perkembangan seksual telah dimulai sejak manusia dalam kandungan sampai manusia itu dewasa. Perkembangan seksual diikuti dengan kematangan organ kelamin yang mengakibatkan munculnya dorongan-dorongan seksual, sehingga terjadi ketegangan fisik dan psikis akibat dari kelenjar hipofisa. Kalenjar hipofisa adalah kalenjar buntu yang membentuk dan mengeluarkan zat-zat hormon seks dalam darah, maka terjadilah perubahan organ reproduksi perempuan maupun organ reproduksi laki-laki yaitu :
·         Organ repruduksi pada wanita
-          Pukas (vulva), ialah semua bagian dari kelamin perempuan yang bisa dilihat dibagian luar tubuh di antara kedua paha.
-          Liang senggama (vagina), ialah alat penghubung rahim dengan dunia luar, juga alat penerima zakar (penis) waktu senggama dan jalan kelahiran anak.
-          Clitoris, yaitu alat yang mudah menerima rangsangan apabila penis menyinggungnya sewaktu senggama.
-          Rahim (uterus), ialah tempat berkembangnya anak di dalam kandungan.
-          Indung telur (ovarium), ialah kelenjar wanita yang menghasilkan hormon kandungan.
-          Saluran telur (tuba fallopi), ialah alat penghubung antara indung telur dan rongga rahim.
·         Organ reproduksi pada pria
-          Buah zakar (testis), yaitu kelenjar kelamin pria yang menghasilkan hormon kelamin pria dan sel-sel mani.
-          Kantung mani (vesica seminalis), yaitu tempat penyimpanan sel-sel mani sebelum dikeluarkan dari tubuh pria.

-          Saluran mani (epididimis dan vas deferents), ialah alat penghubung antara buah zakar dan kantung mani.
-          Kelenjar posat (glandula prostate), kelenjar prostat dan beberapa kelenjar lainnya (seperti kelenjar cowper) mengehasilkan sejenis cairan yang merupakan bagian cair dari air mani.
-          Zakar (penis), ini merupakan alat senggama (coitus) dan berkemih.
Ciri-ciri seks primer
1)      Pada pria ditandai dengan mimpi basah
Mimpi basah disebut juga ejakulasi atau wet dream yang terjadi pada remaja laki-laki karena sperma yang dihasilkan tidak disalurkan, misalnya melalui senggama. Sesuatu yang pernah dilihat, dialami atau dikhayalkan sebelumnya dapat muncul kembali dan membayang dalam mimpinya. Hal ini merupakan suatu keadaan normal dan bukan menunjukkan adanya gangguan seksual atau gangguan sperma, melainkan keadaan umum yang dialami oleh orang yang normal
2)      Pada wanita terjadi haid dan menstruasi
Dengan mulai berfungsinya kelenjar kelamin wanita, maka akan timbul pada peristiwa datang bulan yang dinamakan dengan haid. Haid atau menarche adalah pengeluaran darah dari liang senggama yang berasal dari perlukaan pada dinding rongga rahim akibat terkelupasnya selaput lendir rongga rahim yang menebal. Penebalan ini merupakan persiapan untuk menerima dan menjadi tempat bersarangnya sel telur bila terjadi pembuahan. Dengan datangnya menstruasi, sebagai tanda perempuan secara fisik sudah dianggap dewasa dan bisa menghasilkan keturunan. Menstruasi terjadi setiap bulan pada perempuan yang normal, yeitu sekitar 28—30 hari sekali. Kecuali dalam keadaan hamil dan perempuan berusia tua. Lama pendarahan haid berlangsung selama 2—6 hari, diantaranya perempuan mempunyai lama menstruasi yang berbeda.

     Ciri-ciri seks sekunder
1)      Wanita
Perkembangan fisik yang terjadi pada wanita adalah penumpukkan jaringan lemak pada jaringan-jaringan tertentu khususnya pinggul menjadi bertambah lebar dan bulat. Kemuadian payudara juga berkembang sangat menonjol lebih besar dan lebih bulat. Rambut kemaluan timbul setelah pinggul dan payudara mulai berkembang. Bulu ketiak dan bulu pada kulit wajah mulai tampak setelah haid, sedangkan suara yang dimiliki wanita menjadi lebih merdu.
2)      Pria
Perubahan yang timbul pada pria adalah tubuh menjadi lebih jantan terutama bertambah lebar bagian bahu, tumbuhnya rambut untuk perubahan kumis, janggut, rambut pada kaki, ketiak dan alat kemaluan


Aseksual
Reproduksi aseksual adalah proses reproduksi dimana keturunan timbul dari orangtua tunggal, dan mewarisi gen dari satu orang tua. Aseksual adalah reproduksi yang tidak melibatkan meiosis, ploidi pengurangan, atau fertilisasi. Sebuah definisi yang lebih ketat adalah agamogenesis yang adalah reproduksi tanpa fusi gamet. Reproduksi aseksual adalah bentuk reproduksi organisme bersel tunggal seperti archaea, bakteri, dan protista. Banyak tanaman dan jamur bereproduksi secara aseksual juga.
Sementara semua prokariota bereproduksi secara aseksual (tanpa pembentukan dan fusi gamet), mekanisme transfer gen lateral yang seperti konjugasi, transformasi, dan transduksi kadang-kadang disamakan dengan reproduksi seksual. Kurang lengkapnya reproduksi seksual relatif jarang terjadi diantara organisme multiseluler, terutama hewan.
Hal ini tidak sepenuhnya mengerti mengapa kemampuan untuk bereproduksi secara seksual begitu umum di antara mereka. Hipotesis saat ini menunjukkan bahwa reproduksi aseksual mungkin memiliki manfaat jangka pendek ketika pertumbuhan penduduk yang cepat adalah penting atau dalam lingkungan yang stabil, sedangkan reproduksi seksual menawarkan keuntungan bersih dengan generasi yang lebih cepat memungkinkan keragaman genetik, memungkinkan adaptasi terhadap perubahan lingkungan. Kendala perkembangan mungkin mendasari mengapa beberapa hewan telah melepaskan reproduksi seksual sepenuhnya dalam siklus hidup mereka.
Reproduksi aseksual misalnya Membelah diri, Tunas (Reproduksi), Reproduksi vegetatif, Fragmentasi, Sporogenesis, Partenogenesis, dan Apomiksis.

      http://id.wikipedia.org/wiki/Aseksual

      pembagian wilayah
      Lautan Arktik
      Lautan Antlantik
      Lautan pasifik
      Benua Eropa
      Benua Amerika
      Benua Afrika
      Benua Australia
      Benua Asia
       Cv. Pustaka Agung Harapan

PERSEBARAN HEWAN DI DUNIA


Wilayah neartik
Wilayah Neartik meliputi seluruh wilayah Amerika Utara dan seluruh Greenland. Secara fisik keadaan lingkungan sangat menarik. Greenland hampir seluruhnya tertutup oleh salju, sedang bagian timur Amerika Utara merupakan hutan gugur dan bagian tengah merupakan padang rumput. Di bagian utara terdapat hutan konifer yang sangat luas. Fauna wilayah Neartik dengan Paleartik mempunyai banyak persamaan sehingga oleh Heilprin diperkirakan kedua wilayah itu disebut holarctic. Hewan penghuni wilayah Neartik antara lain kalkun, mocking bird, salamander, bison, caribau dan muscox.

Wilayah neotropik
Wilayah Neotropik meliputi Meksiko bagian selatan sampai Amerika bagian tengah dan Amerika Selatan. Keadaan lingkungannya umumnya beriklim tropis, tetapi sebgain arah selatan termasuk beriklim sedang. Di wilayah Neotropik banyak terdapat gunung dan pegunungan. Faunanya beraneka ragam dengan bentuk spesies endemik burung dan mamalia. Di wilayah ini tidak ditemukan orang utan dan siamang, serta sangat sedikit kelelawar. Sedangkan insektivora yang ada berupa trenggiling (Giant anteater) dan go,ongan ungulata (seperti menjangan, babi, antilop, kuda, dan tapir). Khusus tapir berbeda dengan yang ada di Asia. Diperkirakan wilayah Neotropik memiliki 155 famili vertebrata darat.

Wilayah australia
Meliputi Australia, Selandia Baru, Irian dan pulau-pulau di sekitar daerah Samudera Pasifik. Wilayah Indonesia bagian timur seperti Irian dan Maluku, termasuk juga wilayah Australia. Sebagian besar wilayahnya beriklim tropis dan sebagian kecilnya beriklim sedang. Di wilayah ini tidak ada mamalia berplasenta, ammalia yang spesifik adalah mamalia berkantong misalnya kanguru. Mamalia yang lain adalah trenggiling dan koala, sedang burung yang speifik kasuari, cendrawasih dan kiwi. Hewan lain yang ada adalah kura-kura, buaya, dan katak yang jumlahnya tidak begitu banyak. Mamalia di wilayah ini berasal dari daerah Eurasia yang menyebar ke Australia sewaktu Australia bersatu dengan Asia. Tikus dan kelelawar di kemudian hari menyebar dengan berbagai cara.

Wilayah oriental
Meliputi benua Asia dengan pulau dan kepulauan yang dekat seperti Sumatra, Sulawesi, Ceylon, Kepulauan Formosa dan Filipina. Kondisi fisiknya bervariasi dengan pulau-pulau, sebagian beriklim tropis. Di wilayah ini banyak terdapat hutan hujan tropis yang kaya akan jenis tumbuhan dan aneka hewan sehingga merupakan gudang sumber alam hayati dan sumber plasma nutfah. Wilayah ini kaya akan jenis ikan tawar, sedang amphibi dan reptilia tidak mempunyai kekhususan. Salamandernya sedikti serta burung-burung dan mamalianya mempunyai hubungan spesies dengan fauna yang sama di wilayah Ethiopia. Hewan yang spesifik adalah harimau, gajah, gibo, orang utan, badak bercula satu atau dua, mejangan, antilop dan tapir. Pada jaman Miosin dan Pliosin wilayah oriental menyatu dengan wilayah Ethiopia sehinga hewan dan tumbuhan kedua wilayah ini banyak persamaannya. Samudera dan padang pasir memisahkan keduanya sampai saat ini.

Wilayah paleartik
Wilayah paleartik meliputi daerah Eurasia, Himalaya, Persia, Afganistan, Afrika, Inggris dan Jepang. Keadaan lingkungannya bervariasi, memiliki perbedaan suhu yang tinggi, memiliki perbedaan curah hujan dan dilihat dari permukann tanahnya mempunyai diversitas yang tinggi. Hewannya bervariasi, di daerah pegunungan hewannya berkurang, dan reptilnya berhubungan dekat dengan reptilia wolayah Afrika dan Oriental. Tikus air dari famili Desmaniaceae merupakan hewan khas wilayah Paleartik. Hewan lain wilayah Paleartik adalah bison dan  kucing kutub. 

Wilayah ethiopia 
 Wilayah ethiopia meliputi Afrika sebelah selatan, madagaskar dan Arabia bagian selatan. Keadaan lingkungan hidupnya seragam, bagian utara berupa gurun Sahara yang merupakan padang pasir terluas di dunia dan merupakan pembatas efektif wilayah Ethiopia dengan Paleartik. Hewan di wulayah Ethiopia bervariasi, kurang lebbih ada 161 vertebrata darat. Hewan yang khusus adalah jerapah, zebra, antilop dan badak afrika. Hewan-hewannya hampir sama dengan hewan-hewan oriental. Kompisinya sama, misalnya kucing dan anjing serta golongan  primata seperti lemur, babon,  gorila dan simpanse. Jenis ikannya ada yang termasuk primitif seperti ikan paru-paru. Wilayah ethiopia mempunyai hewan yang endemik, artinya hewan yang penyebarannya sampai ke wilayah lain,  dan tidak ada hubungannya dengan wilayah di luar ethiopia. Contoh hewan yang bersifat endemmik adalah ikan, kelas amphibia dan sedikit dari kelas aves. Hewan yang tidak terdapat di wilayah ethiopia adalah menjagan, berang, salamander dan katak pohon

Pemanasan global merupakan isu lingkungan hidup yang dapat menyebabkan
perubahan iklim global. Perubahan iklim global terjadi secara perlahan dalam
jangka waktu yang cukup panjang, antara 50 – 100 tahun. Walaupun terjadi secara
perlahan, perubahan iklim memberikan dampak yang sangat besar pada kehidupan
mahluk hidup. Dampak yang terjadi antara lain: mencairnya es dikutub selatan,
pergeseran musim, dan peningkatan permukaan air laut. Dampak tersebut
memberikan pengaruh terhadap kelangsungan mahluk hidup.
Mencairnya es dikutub , terutama sekitar Greenland dapat meningkatkan volume
air di laut yang menyebabkan terjadi menambahan tinggi permukaan laut
diseluruh dunia. Pada abad ke-20 telah terjadi kenaikan permukaan air laut 20-25
cm. Apabila separuh es Greenland dan Antartika meleleh maka terjadi kenaikan
permukaan air laut rata-rata setinggi 6-7 meter. Kenaikan permukaan air dapat
menyebabkan terendamnya daratan yang merupakan habitat mahluk hidup.
Perubahan iklim global sebagai penyebab terjadinya penurunan biodiversitas
masih bersifat kontroversial untuk saat ini.
Tingkat perubahan iklim sekarang melebihi semua variasi alami dalam 1000 tahun
terakhir. Debat tentang iklim perubahan telah sekarang mencapai suatu langkah
dimana kebanyakan ilmuwan menerima bahwa, emisi gas rumah kaca
mengakibatkan perubahan iklim yang berdampak berbagai sendi-sendi kehidupan.
Salah satu sendi kehidupan yang vital dan terancam oleh adanya perubahan iklim
ini adalah keanekaragaman hayati (biodiversitas) dan ekosistem. Biodiversitas
sangat berkaitan erat dengan perubahan iklim. Perubahan iklim berpengaruh
Makalah Perubahan Lingkungan Global 9
terhadap perubahan keanekaragaman hayati dan ekosistem baik langsung maupun
tidak langsung.

. Dampak langsung perubahan iklim terhadap keanekaragaman hayati :
Pada bagian ini akan dibahas tentang dampak langsung perubahan iklim yang
paling berpengaruh terhadap keanekaragaman hayati :
a) Spesies ranges (cakupan jenis)
Perubahan Iklim berdampak pada pada temperatur dan curah hujan. Hal ini
mengakibatkan beberapa spesies tidak dapat menyesuaikan diri, terutama spesies
yang mempunyai kisaran toleransi yang rendah terhadap fluktuasi suhu.
b) Perubahan fenologi
Perubahan iklim akan menyebabkan pergeseran dalam siklus yang reproduksi dan
pertumbuhan dari jenis-jenis organisme, sebagai contoh migrasi burung terjadi
lebih awal dan menyebabkan proses reproduksi terganggu karena telur tidak dapat
dibuahi. Perubahan iklim juga dapat mengubah siklus hidup beberapa hama dan
penyakit, sehingga akan terjadi wabah penyakit.
c) Perubahan interaksi antar spesies
Dampak yang iklim perubahan akan berakibat pada interaksi antar spesies
semakin kompleks (predation, kompetisi, penyerbukan dan penyakit). Hal itu
membuat ekosistem tidak berfungsi secara ideal.
d) Laju kepunahan
Kepunahan telah menjadi kenyataan sejak hidup itu sendiri muncul. Beberapa juta
spesies yang ada sekarang ini merupakan spesies yang berhasil bertahan dari
kurang lebih setengah milyar spesies yang diduga pernah ada. Kepunahan
merupakan proses alami yang terjadi secara alami. Spesies telah berkembang dan
punah sejak kehidupan bermula. Kita dapat memahami ini melalui catatan fosil.
Tetapi, sekarang spesies menjadi punah dengan laju yang lebih tinggi daripada
Makalah Perubahan Lingkungan Global 10
waktu sebelumnya dalam sejarah geologi, hampir keseluruhannya disebabkan oleh
kegiatan manusia. Di masa yang lalu spesies yang punah akan digantikan oleh
spesies baru yang berkembang dan mengisi celah atau ruang yang ditinggalkan.
Pada saat sekarang, hal ini tidak akan mungkin terjadi karena banyak habitat telah
rusak dan hilang
    Charles Darwin, On the Origin of Species yang menjelaskan dengan detail teori evolusi melalui seleksi alam. Karya Darwin dengan segera diikuti oleh penerimaan teori evolusi dalam komunitas ilmia Pada tahun 1930, teori seleksi alam Darwin digabungkan dengan teori pewarisan Mendel, membentuk sintesis evolusi modernyang menghubungkan satuan evolusi (gen) dengan mekanisme evolusi (seleksi alam). Kekuatan penjelasan dan prediksi teori ini mendorong riset yang secara terus menerus menimbulkan pertanyaan baru, di mana hal ini telah menjadi prinsip pusat biologi modern yang memberikan penjelasan secara lebih menyeluruh tentang keanekaragaman hayati di bumi.
   Charles Darwin, On the Origin of Species yang menjelaskan dengan detail teori evolusi melalui seleksi alam. Karya Darwin dengan segera diikuti oleh penerimaan teori evolusi dalam komunitas ilmiah. Pada tahun 1930, teori seleksi alam Darwin digabungkan dengan teori pewarisan Mendel, membentuk sintesis evolusi modern,  yang menghubungkan satuan evolusi (gen) dengan mekanisme evolusi (seleksi alam). Kekuatan penjelasan dan prediksi teori ini mendorong riset yang secara terus menerus menimbulkan pertanyaan baru, di mana hal ini telah menjadi prinsip pusat biologi modern yang memberikan penjelasan secara lebih menyeluruh tentang keanekaragaman hayati di bumi.
       http://id.wikipedia.org/wiki/Evolusi
   
      Adaptasi adalah cara bagaimana organisme mengatasi tekanan lingkungan sekitarnya untuk bertahan hidup. Organisme yang mampu beradaptasi terhadap lingkungannya mampu untuk:
  • memperoleh air, udara dan nutrisi (makanan).
  • mengatasi kondisi fisik lingkungan seperti temperatur, cahaya dan panas.
  • mempertahankan hidup dari musuh alaminya.
  • bereproduksi.
  • merespon perubahan yang terjadi di sekitarnya.
Organisme yang mampu beradaptasi akan bertahan hidup, sedangkan yang tidak mampu beradaptasi akan menghadapi kepunahan atau kelangkaan jenis.

    Jenis adaptasi

            Adaptasi terbagi atas tiga jenis yaitu:
  • Adaptasi Morfologi
adalah adaptasi yang meliputi bentuk tubuh. Adaptasi Morfologi dapat dilihat dengan jelas. Sebagai contoh: paruh dan kaki burung berbeda sesuai makanannya dan tempat untuk mencari makanannya.
  • Adaptasi Fisiologi
adalah adaptasi yang meliputi fungsi alat-alat tubuh. Adaptasi ini bisa berupa enzim yang dihasilkan suatu organisme. Contoh: dihasilkannya enzim selulase oleh hewan memamah biak.
  • Adaptasi Tingkah Laku
adalah adaptasi berupa perubahan tingkah laku. Misalnya: ikan paus yang sesekali menyembul ke permukaan untuk mengambil udara, bunglon merubah warna kulitnya menyerupai tempat yang dihinggapi.
      http://id.wikipedia.org/wiki/Adaptasi
    Seleksi alam yang dimaksud dalam teori evolusi adalah teori bahwa makhluk hidup yang tidak mampu beradaptasi dengan lingkungannya lama kelamaan akan punah. Yang tertinggal hanyalah mereka yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Dan sesama makhluk hidup akan saling bersaing untuk mempertahankan hidupnya.
     Contoh seleksi alam misalnya yang terjadi pada ngengat biston betularia. Ngengat biston betularia putih sebelum terjadinya revolusi industri jumlahnya lebih banyak daripada ngengat biston betularia hitam. Namun setelah terjadinya revolusi industri, jumlah ngengat biston betularia putih lebih sedikit daripada ngengat biston betularia hitam. Ini terjadi karena ketidakmampuan ngengat biston betularia putih untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Pada saat sebelum terjadinya revolusi di Inggris, udara di Inggris masih bebas dari asap industri, sehingga populasi ngengat biston betularia hitam menurun karena tidak dapat beradaptsi dengan lingkungannya. namun setelah revolusi industri, udara di Inggris menjadi gelap oleh asap dan debu industri, sehingga populasi ngengat biston betularia putih menurun karena tidak dapat beradaptasi dengan lingkungan, akibatnya mudah ditangkap oleh pemangsanya.


















Tidak ada komentar:

Posting Komentar