Senin, 16 April 2012

Tugas Matematika & IAD

 TEORIABIOGENESIS
Tokoh teori Abiogenesis adalah Aristoteles (384-322 SM). Dia adalah seorang filosof dan tokoh ilmu pengetahuan Yunani Kuno. Teori Abiogenesis ini menyatakan bahwa makhluk hidup yang pertama kali menghuni bumi ini berasal dari benda mati.
Sebenarnya Aristoteles mengetahui bahwa telur-telur ikan apabila menetas akan menjadi ikan yang sifatnya sama seperti induknya. Telur-telur tersebut merupakan hasil perkawinan dari induk-induk ikan. Walau demikian, Aristoteles berkeyakinan bahwa ada ikan yang berasal dari Lumpur.

Teori biogenesis ini tokohnya adalah Lazzaro Spallanzani, Francisco Redi, dan Louis Pasteur. Teori ini berhasil menggugurkan teori abiogenesis. Teori biogenesis mengemukakan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk
hidup lain.
Semboyannya "omne vivum ex ovo, omne vivum ex vivo", yang artinya kejadian makhluk hidup berasal dari telur, kejadian makhluk hidup berasal dari makhluk hidup yang sudah ada.

Perkembangan seks
  Teori tentang perkembangan seks manusia ditemukan oleh tokoh psikologi Sigmund Freud (dalam Sallun, 1990 : 12). Freud membagi  perkembangan seks manusia menjadi lima tahap, mulai dari bayi sampai remaja, yaitu:
1)      Tahap Oral
Tahap oral terjadi pada tahun pertama kelahiran, dimana anak mendapatkan perasaan nikmat melalui mulutnya yaitu ketika sedang menyusu dan menghisap air susu melalui putting susu ibunya. Tahap ini dimulai sejak bayi hingga usia antara 1—2 tahun. Pada usia ini seorang anak terikat sangat antusias memasukkan apa saja kedalam mulutnya. Hal itu merupakan tahap awal pemenuhan dari perkembangan psikoseksual dalam dirinya.
2)      Tahap Anal
Tahap anal kenikmatan yang dirasakan berubah dari mulut kedaerah anus dan sekitarnya (seperti saluran kencing), rasa nikmat dan puas dirasakan ketika anak sedang menahan kencing dan buang air besar. Tahap ini dimulai saat anak berusia pada saat anak berusia 2—4 tahun.
3)      Tahap Phalic
Tahap Phalic biasa terjadi antara usia 4—6 tahun atau lebih. Pada tahap ini perhatian anak mulai terfokus pada alat kelamin dan biasanya sedang mempermainkannya. Pada atahp ini pula anak menemukan perbedaan jenis kelamin.
4)      Tahap Latency
Tahap Latency yang berlansung dari usia enam sampai dua belas tahun. Pada masa ini dorongan-dorongan seks anak masih terpendam karena mereka masih menyibukkan diri untuk mempelajari hal-hal baru dan dunia sekitarnya.
5)      Tahap Genital
Rasa seks itu muncul kembali pada tahap genital yang berlangsung pada usia puber dimana perhatian anak terfokus pada hal-hal yang berkaitan dengan hubungan kelamin.

b.      Organ Reproduksi
Perkembangan seksual telah dimulai sejak manusia dalam kandungan sampai manusia itu dewasa. Perkembangan seksual diikuti dengan kematangan organ kelamin yang mengakibatkan munculnya dorongan-dorongan seksual, sehingga terjadi ketegangan fisik dan psikis akibat dari kelenjar hipofisa. Kalenjar hipofisa adalah kalenjar buntu yang membentuk dan mengeluarkan zat-zat hormon seks dalam darah, maka terjadilah perubahan organ reproduksi perempuan maupun organ reproduksi laki-laki yaitu :
·         Organ repruduksi pada wanita
-          Pukas (vulva), ialah semua bagian dari kelamin perempuan yang bisa dilihat dibagian luar tubuh di antara kedua paha.
-          Liang senggama (vagina), ialah alat penghubung rahim dengan dunia luar, juga alat penerima zakar (penis) waktu senggama dan jalan kelahiran anak.
-          Clitoris, yaitu alat yang mudah menerima rangsangan apabila penis menyinggungnya sewaktu senggama.
-          Rahim (uterus), ialah tempat berkembangnya anak di dalam kandungan.
-          Indung telur (ovarium), ialah kelenjar wanita yang menghasilkan hormon kandungan.
-          Saluran telur (tuba fallopi), ialah alat penghubung antara indung telur dan rongga rahim.
·         Organ reproduksi pada pria
-          Buah zakar (testis), yaitu kelenjar kelamin pria yang menghasilkan hormon kelamin pria dan sel-sel mani.
-          Kantung mani (vesica seminalis), yaitu tempat penyimpanan sel-sel mani sebelum dikeluarkan dari tubuh pria.

-          Saluran mani (epididimis dan vas deferents), ialah alat penghubung antara buah zakar dan kantung mani.
-          Kelenjar posat (glandula prostate), kelenjar prostat dan beberapa kelenjar lainnya (seperti kelenjar cowper) mengehasilkan sejenis cairan yang merupakan bagian cair dari air mani.
-          Zakar (penis), ini merupakan alat senggama (coitus) dan berkemih.
Ciri-ciri seks primer
1)      Pada pria ditandai dengan mimpi basah
Mimpi basah disebut juga ejakulasi atau wet dream yang terjadi pada remaja laki-laki karena sperma yang dihasilkan tidak disalurkan, misalnya melalui senggama. Sesuatu yang pernah dilihat, dialami atau dikhayalkan sebelumnya dapat muncul kembali dan membayang dalam mimpinya. Hal ini merupakan suatu keadaan normal dan bukan menunjukkan adanya gangguan seksual atau gangguan sperma, melainkan keadaan umum yang dialami oleh orang yang normal
2)      Pada wanita terjadi haid dan menstruasi
Dengan mulai berfungsinya kelenjar kelamin wanita, maka akan timbul pada peristiwa datang bulan yang dinamakan dengan haid. Haid atau menarche adalah pengeluaran darah dari liang senggama yang berasal dari perlukaan pada dinding rongga rahim akibat terkelupasnya selaput lendir rongga rahim yang menebal. Penebalan ini merupakan persiapan untuk menerima dan menjadi tempat bersarangnya sel telur bila terjadi pembuahan. Dengan datangnya menstruasi, sebagai tanda perempuan secara fisik sudah dianggap dewasa dan bisa menghasilkan keturunan. Menstruasi terjadi setiap bulan pada perempuan yang normal, yeitu sekitar 28—30 hari sekali. Kecuali dalam keadaan hamil dan perempuan berusia tua. Lama pendarahan haid berlangsung selama 2—6 hari, diantaranya perempuan mempunyai lama menstruasi yang berbeda.

     Ciri-ciri seks sekunder
1)      Wanita
Perkembangan fisik yang terjadi pada wanita adalah penumpukkan jaringan lemak pada jaringan-jaringan tertentu khususnya pinggul menjadi bertambah lebar dan bulat. Kemuadian payudara juga berkembang sangat menonjol lebih besar dan lebih bulat. Rambut kemaluan timbul setelah pinggul dan payudara mulai berkembang. Bulu ketiak dan bulu pada kulit wajah mulai tampak setelah haid, sedangkan suara yang dimiliki wanita menjadi lebih merdu.
2)      Pria
Perubahan yang timbul pada pria adalah tubuh menjadi lebih jantan terutama bertambah lebar bagian bahu, tumbuhnya rambut untuk perubahan kumis, janggut, rambut pada kaki, ketiak dan alat kemaluan


Aseksual
Reproduksi aseksual adalah proses reproduksi dimana keturunan timbul dari orangtua tunggal, dan mewarisi gen dari satu orang tua. Aseksual adalah reproduksi yang tidak melibatkan meiosis, ploidi pengurangan, atau fertilisasi. Sebuah definisi yang lebih ketat adalah agamogenesis yang adalah reproduksi tanpa fusi gamet. Reproduksi aseksual adalah bentuk reproduksi organisme bersel tunggal seperti archaea, bakteri, dan protista. Banyak tanaman dan jamur bereproduksi secara aseksual juga.
Sementara semua prokariota bereproduksi secara aseksual (tanpa pembentukan dan fusi gamet), mekanisme transfer gen lateral yang seperti konjugasi, transformasi, dan transduksi kadang-kadang disamakan dengan reproduksi seksual. Kurang lengkapnya reproduksi seksual relatif jarang terjadi diantara organisme multiseluler, terutama hewan.
Hal ini tidak sepenuhnya mengerti mengapa kemampuan untuk bereproduksi secara seksual begitu umum di antara mereka. Hipotesis saat ini menunjukkan bahwa reproduksi aseksual mungkin memiliki manfaat jangka pendek ketika pertumbuhan penduduk yang cepat adalah penting atau dalam lingkungan yang stabil, sedangkan reproduksi seksual menawarkan keuntungan bersih dengan generasi yang lebih cepat memungkinkan keragaman genetik, memungkinkan adaptasi terhadap perubahan lingkungan. Kendala perkembangan mungkin mendasari mengapa beberapa hewan telah melepaskan reproduksi seksual sepenuhnya dalam siklus hidup mereka.
Reproduksi aseksual misalnya Membelah diri, Tunas (Reproduksi), Reproduksi vegetatif, Fragmentasi, Sporogenesis, Partenogenesis, dan Apomiksis.

      http://id.wikipedia.org/wiki/Aseksual

      pembagian wilayah
      Lautan Arktik
      Lautan Antlantik
      Lautan pasifik
      Benua Eropa
      Benua Amerika
      Benua Afrika
      Benua Australia
      Benua Asia
       Cv. Pustaka Agung Harapan

PERSEBARAN HEWAN DI DUNIA


Wilayah neartik
Wilayah Neartik meliputi seluruh wilayah Amerika Utara dan seluruh Greenland. Secara fisik keadaan lingkungan sangat menarik. Greenland hampir seluruhnya tertutup oleh salju, sedang bagian timur Amerika Utara merupakan hutan gugur dan bagian tengah merupakan padang rumput. Di bagian utara terdapat hutan konifer yang sangat luas. Fauna wilayah Neartik dengan Paleartik mempunyai banyak persamaan sehingga oleh Heilprin diperkirakan kedua wilayah itu disebut holarctic. Hewan penghuni wilayah Neartik antara lain kalkun, mocking bird, salamander, bison, caribau dan muscox.

Wilayah neotropik
Wilayah Neotropik meliputi Meksiko bagian selatan sampai Amerika bagian tengah dan Amerika Selatan. Keadaan lingkungannya umumnya beriklim tropis, tetapi sebgain arah selatan termasuk beriklim sedang. Di wilayah Neotropik banyak terdapat gunung dan pegunungan. Faunanya beraneka ragam dengan bentuk spesies endemik burung dan mamalia. Di wilayah ini tidak ditemukan orang utan dan siamang, serta sangat sedikit kelelawar. Sedangkan insektivora yang ada berupa trenggiling (Giant anteater) dan go,ongan ungulata (seperti menjangan, babi, antilop, kuda, dan tapir). Khusus tapir berbeda dengan yang ada di Asia. Diperkirakan wilayah Neotropik memiliki 155 famili vertebrata darat.

Wilayah australia
Meliputi Australia, Selandia Baru, Irian dan pulau-pulau di sekitar daerah Samudera Pasifik. Wilayah Indonesia bagian timur seperti Irian dan Maluku, termasuk juga wilayah Australia. Sebagian besar wilayahnya beriklim tropis dan sebagian kecilnya beriklim sedang. Di wilayah ini tidak ada mamalia berplasenta, ammalia yang spesifik adalah mamalia berkantong misalnya kanguru. Mamalia yang lain adalah trenggiling dan koala, sedang burung yang speifik kasuari, cendrawasih dan kiwi. Hewan lain yang ada adalah kura-kura, buaya, dan katak yang jumlahnya tidak begitu banyak. Mamalia di wilayah ini berasal dari daerah Eurasia yang menyebar ke Australia sewaktu Australia bersatu dengan Asia. Tikus dan kelelawar di kemudian hari menyebar dengan berbagai cara.

Wilayah oriental
Meliputi benua Asia dengan pulau dan kepulauan yang dekat seperti Sumatra, Sulawesi, Ceylon, Kepulauan Formosa dan Filipina. Kondisi fisiknya bervariasi dengan pulau-pulau, sebagian beriklim tropis. Di wilayah ini banyak terdapat hutan hujan tropis yang kaya akan jenis tumbuhan dan aneka hewan sehingga merupakan gudang sumber alam hayati dan sumber plasma nutfah. Wilayah ini kaya akan jenis ikan tawar, sedang amphibi dan reptilia tidak mempunyai kekhususan. Salamandernya sedikti serta burung-burung dan mamalianya mempunyai hubungan spesies dengan fauna yang sama di wilayah Ethiopia. Hewan yang spesifik adalah harimau, gajah, gibo, orang utan, badak bercula satu atau dua, mejangan, antilop dan tapir. Pada jaman Miosin dan Pliosin wilayah oriental menyatu dengan wilayah Ethiopia sehinga hewan dan tumbuhan kedua wilayah ini banyak persamaannya. Samudera dan padang pasir memisahkan keduanya sampai saat ini.

Wilayah paleartik
Wilayah paleartik meliputi daerah Eurasia, Himalaya, Persia, Afganistan, Afrika, Inggris dan Jepang. Keadaan lingkungannya bervariasi, memiliki perbedaan suhu yang tinggi, memiliki perbedaan curah hujan dan dilihat dari permukann tanahnya mempunyai diversitas yang tinggi. Hewannya bervariasi, di daerah pegunungan hewannya berkurang, dan reptilnya berhubungan dekat dengan reptilia wolayah Afrika dan Oriental. Tikus air dari famili Desmaniaceae merupakan hewan khas wilayah Paleartik. Hewan lain wilayah Paleartik adalah bison dan  kucing kutub. 

Wilayah ethiopia 
 Wilayah ethiopia meliputi Afrika sebelah selatan, madagaskar dan Arabia bagian selatan. Keadaan lingkungan hidupnya seragam, bagian utara berupa gurun Sahara yang merupakan padang pasir terluas di dunia dan merupakan pembatas efektif wilayah Ethiopia dengan Paleartik. Hewan di wulayah Ethiopia bervariasi, kurang lebbih ada 161 vertebrata darat. Hewan yang khusus adalah jerapah, zebra, antilop dan badak afrika. Hewan-hewannya hampir sama dengan hewan-hewan oriental. Kompisinya sama, misalnya kucing dan anjing serta golongan  primata seperti lemur, babon,  gorila dan simpanse. Jenis ikannya ada yang termasuk primitif seperti ikan paru-paru. Wilayah ethiopia mempunyai hewan yang endemik, artinya hewan yang penyebarannya sampai ke wilayah lain,  dan tidak ada hubungannya dengan wilayah di luar ethiopia. Contoh hewan yang bersifat endemmik adalah ikan, kelas amphibia dan sedikit dari kelas aves. Hewan yang tidak terdapat di wilayah ethiopia adalah menjagan, berang, salamander dan katak pohon

Pemanasan global merupakan isu lingkungan hidup yang dapat menyebabkan
perubahan iklim global. Perubahan iklim global terjadi secara perlahan dalam
jangka waktu yang cukup panjang, antara 50 – 100 tahun. Walaupun terjadi secara
perlahan, perubahan iklim memberikan dampak yang sangat besar pada kehidupan
mahluk hidup. Dampak yang terjadi antara lain: mencairnya es dikutub selatan,
pergeseran musim, dan peningkatan permukaan air laut. Dampak tersebut
memberikan pengaruh terhadap kelangsungan mahluk hidup.
Mencairnya es dikutub , terutama sekitar Greenland dapat meningkatkan volume
air di laut yang menyebabkan terjadi menambahan tinggi permukaan laut
diseluruh dunia. Pada abad ke-20 telah terjadi kenaikan permukaan air laut 20-25
cm. Apabila separuh es Greenland dan Antartika meleleh maka terjadi kenaikan
permukaan air laut rata-rata setinggi 6-7 meter. Kenaikan permukaan air dapat
menyebabkan terendamnya daratan yang merupakan habitat mahluk hidup.
Perubahan iklim global sebagai penyebab terjadinya penurunan biodiversitas
masih bersifat kontroversial untuk saat ini.
Tingkat perubahan iklim sekarang melebihi semua variasi alami dalam 1000 tahun
terakhir. Debat tentang iklim perubahan telah sekarang mencapai suatu langkah
dimana kebanyakan ilmuwan menerima bahwa, emisi gas rumah kaca
mengakibatkan perubahan iklim yang berdampak berbagai sendi-sendi kehidupan.
Salah satu sendi kehidupan yang vital dan terancam oleh adanya perubahan iklim
ini adalah keanekaragaman hayati (biodiversitas) dan ekosistem. Biodiversitas
sangat berkaitan erat dengan perubahan iklim. Perubahan iklim berpengaruh
Makalah Perubahan Lingkungan Global 9
terhadap perubahan keanekaragaman hayati dan ekosistem baik langsung maupun
tidak langsung.

. Dampak langsung perubahan iklim terhadap keanekaragaman hayati :
Pada bagian ini akan dibahas tentang dampak langsung perubahan iklim yang
paling berpengaruh terhadap keanekaragaman hayati :
a) Spesies ranges (cakupan jenis)
Perubahan Iklim berdampak pada pada temperatur dan curah hujan. Hal ini
mengakibatkan beberapa spesies tidak dapat menyesuaikan diri, terutama spesies
yang mempunyai kisaran toleransi yang rendah terhadap fluktuasi suhu.
b) Perubahan fenologi
Perubahan iklim akan menyebabkan pergeseran dalam siklus yang reproduksi dan
pertumbuhan dari jenis-jenis organisme, sebagai contoh migrasi burung terjadi
lebih awal dan menyebabkan proses reproduksi terganggu karena telur tidak dapat
dibuahi. Perubahan iklim juga dapat mengubah siklus hidup beberapa hama dan
penyakit, sehingga akan terjadi wabah penyakit.
c) Perubahan interaksi antar spesies
Dampak yang iklim perubahan akan berakibat pada interaksi antar spesies
semakin kompleks (predation, kompetisi, penyerbukan dan penyakit). Hal itu
membuat ekosistem tidak berfungsi secara ideal.
d) Laju kepunahan
Kepunahan telah menjadi kenyataan sejak hidup itu sendiri muncul. Beberapa juta
spesies yang ada sekarang ini merupakan spesies yang berhasil bertahan dari
kurang lebih setengah milyar spesies yang diduga pernah ada. Kepunahan
merupakan proses alami yang terjadi secara alami. Spesies telah berkembang dan
punah sejak kehidupan bermula. Kita dapat memahami ini melalui catatan fosil.
Tetapi, sekarang spesies menjadi punah dengan laju yang lebih tinggi daripada
Makalah Perubahan Lingkungan Global 10
waktu sebelumnya dalam sejarah geologi, hampir keseluruhannya disebabkan oleh
kegiatan manusia. Di masa yang lalu spesies yang punah akan digantikan oleh
spesies baru yang berkembang dan mengisi celah atau ruang yang ditinggalkan.
Pada saat sekarang, hal ini tidak akan mungkin terjadi karena banyak habitat telah
rusak dan hilang
    Charles Darwin, On the Origin of Species yang menjelaskan dengan detail teori evolusi melalui seleksi alam. Karya Darwin dengan segera diikuti oleh penerimaan teori evolusi dalam komunitas ilmia Pada tahun 1930, teori seleksi alam Darwin digabungkan dengan teori pewarisan Mendel, membentuk sintesis evolusi modernyang menghubungkan satuan evolusi (gen) dengan mekanisme evolusi (seleksi alam). Kekuatan penjelasan dan prediksi teori ini mendorong riset yang secara terus menerus menimbulkan pertanyaan baru, di mana hal ini telah menjadi prinsip pusat biologi modern yang memberikan penjelasan secara lebih menyeluruh tentang keanekaragaman hayati di bumi.
   Charles Darwin, On the Origin of Species yang menjelaskan dengan detail teori evolusi melalui seleksi alam. Karya Darwin dengan segera diikuti oleh penerimaan teori evolusi dalam komunitas ilmiah. Pada tahun 1930, teori seleksi alam Darwin digabungkan dengan teori pewarisan Mendel, membentuk sintesis evolusi modern,  yang menghubungkan satuan evolusi (gen) dengan mekanisme evolusi (seleksi alam). Kekuatan penjelasan dan prediksi teori ini mendorong riset yang secara terus menerus menimbulkan pertanyaan baru, di mana hal ini telah menjadi prinsip pusat biologi modern yang memberikan penjelasan secara lebih menyeluruh tentang keanekaragaman hayati di bumi.
       http://id.wikipedia.org/wiki/Evolusi
   
      Adaptasi adalah cara bagaimana organisme mengatasi tekanan lingkungan sekitarnya untuk bertahan hidup. Organisme yang mampu beradaptasi terhadap lingkungannya mampu untuk:
  • memperoleh air, udara dan nutrisi (makanan).
  • mengatasi kondisi fisik lingkungan seperti temperatur, cahaya dan panas.
  • mempertahankan hidup dari musuh alaminya.
  • bereproduksi.
  • merespon perubahan yang terjadi di sekitarnya.
Organisme yang mampu beradaptasi akan bertahan hidup, sedangkan yang tidak mampu beradaptasi akan menghadapi kepunahan atau kelangkaan jenis.

    Jenis adaptasi

            Adaptasi terbagi atas tiga jenis yaitu:
  • Adaptasi Morfologi
adalah adaptasi yang meliputi bentuk tubuh. Adaptasi Morfologi dapat dilihat dengan jelas. Sebagai contoh: paruh dan kaki burung berbeda sesuai makanannya dan tempat untuk mencari makanannya.
  • Adaptasi Fisiologi
adalah adaptasi yang meliputi fungsi alat-alat tubuh. Adaptasi ini bisa berupa enzim yang dihasilkan suatu organisme. Contoh: dihasilkannya enzim selulase oleh hewan memamah biak.
  • Adaptasi Tingkah Laku
adalah adaptasi berupa perubahan tingkah laku. Misalnya: ikan paus yang sesekali menyembul ke permukaan untuk mengambil udara, bunglon merubah warna kulitnya menyerupai tempat yang dihinggapi.
      http://id.wikipedia.org/wiki/Adaptasi
    Seleksi alam yang dimaksud dalam teori evolusi adalah teori bahwa makhluk hidup yang tidak mampu beradaptasi dengan lingkungannya lama kelamaan akan punah. Yang tertinggal hanyalah mereka yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Dan sesama makhluk hidup akan saling bersaing untuk mempertahankan hidupnya.
     Contoh seleksi alam misalnya yang terjadi pada ngengat biston betularia. Ngengat biston betularia putih sebelum terjadinya revolusi industri jumlahnya lebih banyak daripada ngengat biston betularia hitam. Namun setelah terjadinya revolusi industri, jumlah ngengat biston betularia putih lebih sedikit daripada ngengat biston betularia hitam. Ini terjadi karena ketidakmampuan ngengat biston betularia putih untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Pada saat sebelum terjadinya revolusi di Inggris, udara di Inggris masih bebas dari asap industri, sehingga populasi ngengat biston betularia hitam menurun karena tidak dapat beradaptsi dengan lingkungannya. namun setelah revolusi industri, udara di Inggris menjadi gelap oleh asap dan debu industri, sehingga populasi ngengat biston betularia putih menurun karena tidak dapat beradaptasi dengan lingkungan, akibatnya mudah ditangkap oleh pemangsanya.


















Minggu, 08 April 2012

Tugas Matematika dan ilmu alamiah dasar 2.

-Ruang Lingkup IPA
 
Alam Semesta Pengertian alam semesta mencakup tentang mikrokosmos dan makrokosmos. Mikrokosmos adalah benda-benda yang mempunyai ukuran sangat kecil, misalnya atom, elektron, sel,amuba, dan sebagainya. Sedang makrokosmos adalah benda-benda yang mempunyai ukuranyang sangat besar, misalnya bintang, planet, dan galaksi

2. Teori asal mula Alam SemestaTeori Letusan HebatBerbagai teori tentang jagad raya membentuk suatu bidang studi yang dikenalsebagai kosmologi. Einstein adalah ahli kosmologi modern pertama. Tahun 1915 iamenyempurnakan teori umumnya tentang relativitas, yang kemudian diterapkan padapendistribusian zat di luar angkasa. Pada tahun 1917 secara matimatik ditentukan bahwatampaknya ada massa bahan yang hamper seragam yang keseimbangannya tak tentu antarakekuatan tarik gravitasi dan kekuatan olek atau kekuatan dorong kosmik lain yang tak dikenal. Pada tahun 1922 seorang ahli fisika Rusia muncul dengan pemecahan soal itusecara lain, yang mengatakan bahwa kekuatan tolak tidak berperan bahkan jagad rayaterus meluas dan seluruh partikel terbang saling menjauhi dengan kecepatan tinggi.Karena kekuatan tarik gravitasi, perluasan itu terus melambat. Sebelumnya, partikel-partikel itu telah bergerak keluar bahkan lebih cepat lagi. Dalam model jagat raya inidahulu perluasan mulai pada saat yang unik yang disebut “letusan hebat”.Teori letusan hebat rupanya begitu berlawanan dengan pengetahuan astronomizaman sekarang, yang mula-mula sedikit menarik perhatian. Akhirnya sebanyak bintangdalam galaksi Bimasakti bukannya saling menjauhi satu sama lain, tetapi malahan berjalandalam orbit sirkular mengelilingi wilayah pusatnya yang padat. Akan tetapi, pada tahun1929 Edwin Hubble, ketika itu ahli astronomi di Observatorium Mount Wilson,mengemukakan bahwa berbagai galaksi yang telah diamatinya sebenarnya menjauhi kita,dan menjauhi yang lain, dengan kecepatan sampai beberapa ribu kilometer per detik.Rupanya galaksi-galaksi ini, seperti halnya Bimasakti kita, menjaga keutuhan bentuk
 
internnya selama waktu yang panjang. Galaksi-galaksi itu secara sendiri-sendirimengarungi angkasa raya, kira-kira sebagain unit atau partikel yang bergerak mengarungiruang angkasa. Teori Einstein dapat diterapkan pada berbagai galaksi, sebagai gantibintang-bintang

 
material yang berputar dengan arah negative, hal ini kemudian memunculkan beberapa teoritentang terjadinya tata surya sebagai berikut:1. Teori Nebule atau teori kabut, yang dikemukakan ole Immanuel Kant (1749-1827)dan Piere Simon de Laplace (1796).Matahari dan planet berasal dari sebuah kabut pijar yang berpilin di dalamjagat raya, karena pilinannya itu berupa kabut yang membentuk bulat seperti bolayang besar, makin mengecil bola itu makin cepat putarannya. Akibatnya bentuk bolaitu memepat pada kutubnya dan melebar di bagian equatornya bahkan sebagian massadari kabut gas menjauh dari gumpalan intinya dan membentuk gelang-gelang disekeliling bagian utama kabut itu, gelang-gelang itu kemudian membentuk gumpalanpadat inilah yang disebut planet-planet dan satelitnya. Sedangkan bagian tengah yangberpijar tetap berbentuk gas pijar yang kita lihat sekarang sebagai matahari.

Teori kabut ini telah dipercaya orang selama kira-kira 100 tahun, tetapisekarang telah benyak ditinggalkan karena: (1) tidak mampu memberikan jawaban-jawaban kepada banyak hal atau masalah di dalam tata surya kita dan (2) karenamunculnya banyak teori baru yang lebih memuaskan.
2. Teori Planetesimal, Thomas C. Chamberlin (1843-1928) seorang ahli geologi danForest R. Moulton (1872-1952) seorang astronom.Disebut Planetesimal yang berarti planet kecil karena planet terbentuk daribenda padat yang memang telah ada. Matahari telah ada sebagai salah satu daribintang-bintang yang banyak, pada satu waktu ada sebuah bintang yang berpapasanpada jarak yang tidak terlalu jauh akibatnya terjadi pasang naik antara matahari danbintang tadi. Pada waktu bintang itu menjauh sebagian massa dari matahari itu jatuhkembali ke permukaan matahari dan sebagian lain berhamburan di sekeliling matahariinilah yang disebut dengan planetesimal yang kelak kemudian menjadi planet-planetyang beredar pada orbitnya dan mengelilingi matahari.3. Teori Pasang Surut, Sir James Jeans (1877-1946) dan Harold Jeffreys (1891)keduanya dari Inggris, teori ini hampir sama dengan teori Planetesimal.
 
Setelah bintang itu berlalu dengan gaya tarik bintang yang besar padapermukaan matahari terjadi proses pasang surut seperti peristiwa pasang surutnya air laut di bumi akibat gaya tarik bulan. Sebagian massa matahari itu membentuk cerutuyang menjorok kearah bintang itu mengakibatkan cerutu itu terputus-putusmembentuk gumpalan gas di sekitar matahari dengan ukuran yang berbeda-beda,gumpalan itu membeku dan kemudian membentuk planet-planet. Teori inimenjelaskan mengapa planet-planet di bagian tengah seperti Yupiter, Saturnus,Uranus dan Neptunus merupakan planet raksasa sedangkan di bagian ujungnyamerupakan planet-planet kecil. Kelahiran kesembilan planet itu karena pecahan gasdari matahari yang berbentuk cerutu itu maka besarnya planet-planet iti berbeda-bedayang terdekat dan terjauh besar tetapi yang di tengah lebih besar lagi.

4. Teori Awan Debu, dikemukakan oleh Carl von Weizsaeker (1940) kemudiandisempurnakan oleh Gerard P Kuiper (1950).Tata surya terbentuk dari gumpalan awan gas dan debu. Gumpalan awan itumengalami pemampatan, pada proses pemampatan itu partikel-partikeldebu tertarik ke bagian pusat awan itu membentuk gumpalan bola dan mulai berpilin dan kemudianmembentuk cakram yang tebal di bagian tengah dan tipis di bagian tepinya. Partikel-partikel di bagian tengah cakram itu saling menekan dan menimbulkan panas danberpijar, bagian inilah yang kemudian menjadi matahari. Sementara bagian yang luar berputar sangat cepat sehingga terpecah-pecah menjadi gumpalan yang lebih kecil,gumpalan kecil ini berpilin pula dan membeku kemudian menjadi planet-planet.


5. Teori Bintang Kembar 
Teori ini hampir sama dengan teori planetesimal.Dahulu matahari mungkinmerupakan bintang kembar,kemudian bintang yang satu meledak menjadi kepingan-kepingan.Karena ada pengaruh gaya gravitasi bintang,maka kepingan-kepingan yanglain bergerak mengitari bintang itu dan menjadi planet-planet.Sedangkan bintang yangtidak meledak menjadi matahari.

Alam pada saat itu belum merupakan materi tetapi pada suatu ketika berubahmenjadi materi yang sangat kecil dan padat, massanya sangat berat dan tekanannyabesar, karena adanya reaksi inti kemudian terjadi ledakan hebat. Massa itu kemudianberserak dan mengembang dengan sangat cepat menjauhi pusat ledakan danmembentuk kelompok-kelompok dengan berat jenis yang lebih kecil dan trusbergerak, menjauhi titik pusatnya. Dentuman besar itu terjadi ketika seluruh materikosmos keluar dengan kerapatan yang sangat besar dan suhu yang sangat tinggi darivolume yang sangat kecil. Alam semesta lahir dari singularitas fisis dengan keadaanekstrem. Teori Big Bang ini semakin menguatkan pendapat bahwa alam semesta inipada awalnya tidak ada tetapi kemudian sekitar 12 milyar tahun yang lalu tercipta dariketiadaan.

Pada tahun 1948, Gerge Gamov muncul dengan gagasan lain tentang Big Bang.Ia mengatakan bahwa setelah pembentukan alam semesta melalui ledakan raksasa, sisaradiasi yang ditinggalkan oleh ledakan ini haruslah ada di alam. Selain itu, radiasi iniharuslah tersebar merata di segenap penjuru alam semesta. Bukti yang ’seharusnya ada’ini pada akhirnya diketemukan. Pada tahun 1965, dua peneliti bernama Arno Penziaz danRobert Wilson menemukan gelombang ini tanpa sengaja. Radiasi ini, yang disebut‘radiasi latar kosmis’, tidak terlihat memancar dari satu sumber tertentu, akan tetapimeliputi keseluruhan ruang angkasa. Demikianlah, diketahui bahwa radiasi ini adalahsisa radiasi peninggalan dari tahapan awal peristiwa Big Bang. Penzias dan Wilsondianugerahi hadiah Nobel untuk penemuan mereka.Pada tahun 1989, NASA mengirimkan satelit Cosmic Background Explorer.COBE ke ruang angkasa untuk melakukan penelitian tentang radiasi latar kosmis. Hanyaperlu 8 menit bagi COBE untuk membuktikan perhitungan Penziaz dan Wilson. COBEtelah menemukan sisa ledakan raksasa yang telah terjadi di awal pembentukan alamsemesta. Dinyatakan sebagai penemuan astronomi terbesar sepanjang masa, penemuanini dengan jelas membuktikan teori Big Bang.Bukti penting lain bagi Big Bang adalah jumlah hidrogen dan helium di ruangangkasa. Dalam berbagai penelitian, diketahui bahwa konsentrasi hidrogen-helium dialam semesta bersesuaian dengan perhitungan teoritis konsentrasi hidrogen-helium sisapeninggalan peristiwa Big Bang. Jika alam semesta tak memiliki permulaan dan jika ia
  
telah ada sejak dulu kala, maka unsur hidrogen ini seharusnya telah habis sama sekalidan berubah menjadi helium.Segala bukti meyakinkan ini menyebabkan teori Big Bang diterima olehmasyarakat ilmiah. Model Big Bang adalah titik terakhir yang dicapai ilmu pengetahuantentang asal muasal alam semesta. 

 -Teori terjadinya planet bumi.

Teori asal mula BumiLima miliar tahun yang lalu,system tata surya kita tidak ada. Yang ada hanyalah awandebu dan gas yang secara perlahan berubah bentuk.sembilan planet, termasuk Bumi,dibentuk dari materi yang menggumpal, menyerupai gumpalan bola salju, di dalamkabut. Mengenai teori sejarah asal terbentuknya bumi sebagai berikut;

Proses dimulai sekitar 4,6 miliar tahun yang lalu di pusat nebula matahari.Matahari terbentuk di pusat awan ini. Sementara itu, gas dan bahan lain dibagian luarnya menggumpal.Bebatun kecil berubah menjadi lebih besar, membentuk cikal bakal planet,atauprotoplanet dengan diameter beberapa kilometre.
Protoplanet saling bertumbuhan satu sama lain dan menggumpal hinggamencapai ukuran planet (memiliki diameter beberapa ribu kilometer). Hinggaratusan juta tahun, planet tersebut dibombardir secara kuat dan terus menerusoleh bebatuan lain.
 

Sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu, bumitelah diselimuti oleh lautan larva yangberasal dari bebatuan yang terbakar dan luasnya mencapai beberapa kilometre.

Secara perlahan, lautan larva tersebut mendingin membentuk kerak yangdihantam terus menerus oleh berbagai meteor dan komet.

Planet muda kita juga mengalami aktifitas vulkanik yang melepaskan lapisanudara secara radikal, lapisan udara ini berbeda dengan lapisan udara saat ini.Keberadaan air dimungkinkan berassal dari kedalaman bumi atau dibawa dariangkasa oleh komet dan membentuk laut. Pada saat bersamaan, kerak bumiberupa menjadi benua.

Kemunculan benua, laut, dan lapisan oksigen rendah menghasilkan prosespembentukan molekul yang lebih kompleks, yang menuntun terciptanyafenomena yang luar biasa, yaitu kehidupan. Bahkan lebih mengejutkan lagi,kehidupan dengan sangat cepat muncul dari laut, kurang dari satu miliar tahunsetelah bumi tecipta. Kehidupan memerlukan beberapa miliar tahun lagi kedaratan.

Tugas Matematika dan ilmu alamiah dasar 1.


Ilmu alamiah dasar adalah kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar dalam bidang ilmu pengetahuan alam dan teknologi

Manusia. Ilmu alamiah atau sering disebut ilmu pengetahuan alam (natural science) merupakan pengetahuan yang mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta, termasuk di muka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip dan hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja
Mitos dan Perkembangan Alam Pikiran Manusia
            Manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhan fisiknya, tetapi juga ingin memenuhi kebutuhan nonfisik atau kebutuhan alam pikirannya. Rasa ingin tahu manusia ternyata tidak dapat terjawab atas dasar pengamatan maupun pengalamannya. Untuk memuaskan alam pikirannya, manusia membuat atau mereka-reka sendiri jawabannya.
Contoh:
  • Apakah pelangi itu ?
Karena tak dapat dijawab, mereka meraka-reka dengan jawaban bahwa pelangi adalah “selendang bidadari”. Muncul pengetahuan baru, yaitu “bidadari”.
  • Mengapa gunung meletus ?
Karena tak tahu jawabannya, maka di reka-reka sendiri dengan jawaban “yang berkuasa dari gunung sedang marah”. Muncul pengetahuan baru, yaitu yang disebut “yang berkuasa”.
Dengan menggunakan jalan pikiran yang sama, muncul anggapan “yang berkuasa di dalam hutan yang lebat, sungai yang besar, pohon yang besar, matahari, bulan, kilat, raksasa yang menelan bulan pada saat gerhana bulan. Pengetahuan ini di terima sebagai kepercayaan masyarakat.
Pengetahuan-pengetahuan baru yang bermunculan dan merupakan gabungan dari pengamatan, pengalaman dan kepercayaan itu disebut mitos.

Mitos ini timbul disebabkan antara lain karena keterbatasan alat indera manusia.Misalnya :
1) Penglihatan :
Banyak benda-benda bergerak begitu cepat sehingga tak tampak oleh mata. Mata tak dapat membedakan seluruh gambar yang berbeda dalam satu detik. Mata tak mampu melihat partikel atau jauhnya benda.
2) Pendengaran :
Pendengaran manusia terbatas pada getaran yang mempunyai frekuensi dari 30 sampai dengan 30.000 perdetik. Getaran dibawah 30 atau di atas 30.000 perdetik tak terdengar.
3) Bau dan rasa :
Bau dan rasa tidak dapat dipastikan benda yang dikecap maupun diciumnya. Manusia hanya bisa membedakan empat jenis rasa, yaitu : rasa manis, masam, asin, dan pahit.
Bau seperti parfum dan bau-bauan yang lain dapat dikenal oleh hidung kita jika konsentrasinya di udara lebih dari 1/10 juta dari udara. Bau dapat membedakan satu benda dengan benda yang lain, namun tidak semua orang bisa melakukannya.
4) Alat perasa :
Alat perasa pada kulit manusia dapat membedakan panas atau dingin, namun sangat relatif, sehingga tidak dapat dipakai sebagai alat observasi yang tepat.
mitos ini dapat diterima oleh masyarakat pada masa itu karena :
a) Keterbatasan pengetahuan yang disebabkan karena keterbatasan penginderaan baik langsung maupun dengan alat.
b) Keterbatasan penalaran.
c) Hasrat ingin tahunya terpenuhi.

Rasa ingin tahu, juga merupakan salah satu ciri khas manusia. Ia mempunyai kemampuan untuk berpikir sehingga rasa keingintahuannya tidak tetap sepanjang zaman. Karena apa? Karena manusia akan selalu bertanya apa, bagaimana dan mengapa begitu. Manusia juga mampu menggunakan pengetahuannya yang terdahulu untuk dikombinasikan dengan pengetahuan yang baru sehingga menjadi pengetahuan yang lebih baru.
Sejarah Pengetahuan yang diperoleh Manusia
A. Comte menyatakan bahwa ada tiga tahap sejarah perkembangan manusia, yaitu tahap teologi (tahap metafisika), tahap filsafat dan tahap positif (tahap ilmu). Mitos termasuk tahap teologi atau tahap metafisika. Mitologi ialah pengetahuan tentang mitos yang merupakan kumpulan cerita-cerita mitos. Cerita mitos sendiri ditularkan lewat tari-tarian, nyanyian, wayang dan lain-lain.
Secara garis besar, mitos dibedakan atas tiga macam, yaitu mitos sebenarnya, cerita rakyat dan legenda. Mitos timbul akibat keterbatasan pengetahuan, penalaran dan panca indera manusia serta keingintahuan manusia yang telah dipenuhi walaupun hanya sementara.(http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/01/perkembangan-alam-pikiran-manusia/ )




Metode ilmiah
  
    Metode ilmiah atau proses ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.
Unsur utama metode ilmiah adalah pengulangan empat langkah berikut:
  1. Karakterisasi (pengamatan dan pengukuran)
  2. Hipotesis (penjelasan teoretis yang merupakan dugaan atas hasil pengamatan dan pengukuran)
  3. Prediksi (deduksi logis dari hipotesis)
  4. Eksperimen (pengujian atas semua hal di atas.



Kelemahan Metode Ilmiah
Untuk bisa mendapatkan kebenaran ilmiah, harus dilakukanmelalui metode ilmiah. Kebenaran seperti apa yang dihasilkan darimetode ilmiah? Sebetulnya kalau kita mau cermati, maka metodologiilmiah itu sendiri memiliki kelemahan bahkan sangat lemah untuk bisadigunakan mencari hakekat kebenaran.Dalam metodologi ilmiah, harus memenuhi persyaratan empiris,obyektif, rasional dan sistematis.
Empiris
berarti suatu kebenaranberdasarkan pengalaman yang dapat ditangkap dengan pancaindra,dan dapat dibuktikan. Padahal sebagaimana dalam uraian mengenaikelemahan panca indra kita yang tak pernah mampu berfungsiterhadap seluruh obyek dan mampu menangkap dengan tepat apayang dilihat, didengar dan dirasakan. Maka pengetahuan sebagai hasildari pengalam berdasarkan panca indera, tak sepenuhnya benar.
Obyektif 
berarti suatu kebenaran harus mengandung nilaiobyektifitas, berdasarkan fakta yang menjadi obyek pengetahuan,bukan berdasarkan yang menilai atau yang mengamati (subyek-nya).Dalam kenyataannya, banyak pengetahuan yang dijadikan sebagaikebenaran hanya atas asumsi dan dugaan sementara dari orangperorang. Jadi kebenaran tersebut sebenarnya bersifat subyektif, yangbelum tentu dapat diterima orang lain.
Rasional
berarti kebenaran tersebut bersumber dari akal (rasio)atau pikiran manusia, dimana pengalaman-pengalaman hanya sebagaiperangsang bagi pikiran. Kebenaran demikian merupakan kesimpulandari pengalaman-pengalaman sebelumnya dan menjadi pengetahuandalam akal manusia. Namun pada realitasnya banyak kebenaran yangtidak masuk diakal, yang tidak rasional, namun diikuti oleh banyakorang dan dijadikan sebagai sebuah kebenaran.
Sistematis
berarti berurutan, yakni dalam menemukankebenaran harus melalui proses yang berurutan. Sistematis sebagaisebuah metode bisa menjadi keharusan, namun tahapan yangdikerjakan secara berurutan itu belum tentu sebagai kebenaran yanghakiki.Berdasakan uraian dan penjelasan tersebut diatas, makametodologi ilmiah sebagai cara untuk menemukan kebenaran tidakbisa untuk dijadikan patokan secara mutlak. Kebenaran yang didapatdari metodologi ilmiah sebatas kebenaran yang relative, bahkanterkadang tidak konsisten dengan persyaratan ilmiah itu sendiri



(http://www.scribd.com/zahari99/d/50717920/15-Kelemahan-Metode-Ilmiah)

Selasa, 27 Maret 2012

Hewan Peliharaan

 Melihat tingkah dan gerak gerik si caty (caty nama panggilan khusus)
setiap aku pulang kuliah pasti dia ada di dpan rumah ku dan sedang tiduran di depan teras
caty adalah hewan yang berkaki empat dan memiliki ekor yang bagus untuk dilihat,
kuping'a yg agak lebar itu membuat aku gemes terhadap tingkah si caty

tapi kini dia sudah menghilang begitu saja caty oh caty
hewan yang menggemaskan ini telah tiada, huft hilang lg hewan peliharaan kesayangan ku..
kini kenangan itu masih terniang" di kehidupan ku..

huft huft huft...